Sabtu, 29 Desember 2012

Soal TIK Kelas IX SMP

Kerjakan soal dibawah ini dan jangan lupa isikan data diri kamu pada paling bawah
setelah selesai mengerjakan soal - soal nya .
Baca Selengkapnya »»  

Kamis, 27 Desember 2012

Pembelajaran Matematika Dengan Maple


Maple adalah sebuah software yang penggunaannya dalam matematika. Software ini sangat mempermudah kita mencari hasil dari sebuah fungsi yang kita operasikan. Misalnya kita ingin mencari sebuah turunan fungsi, integral fungsi, atau nilai limit dan kita juga bisa menggunakan maplle untuk menghasilkan gambar 3 dimensi dari suatu fungsi. Banyak dikalangan umu yang belum pernah mengdengarkan nama maple ini, tapi untuk ruang lingkup matematika mungkin tidak asing bagi mereka apa itu maple.
Untuk mempelajari software Maple ini , silahkan lihat Disini
Untuk materi lain :
1. Maple Aljabar: Download
2. Maple Kalkulus: Download
2. Barisan & Deret : Download
4. Polinomial : Download
Baca Selengkapnya »»  

Rabu, 26 Desember 2012

Pembahasan Matematika

Buat latihan dan pembahasan Materi Matematika
Silahkan saja donwload file nya dibawah ini .
Password  : " errymaulana "

Pembahasan Deret Geometri : Download
Pembahasan Deret Aritmatika : Download
Persamaan Eksponen : Download
Lingkaran : Download
Matrik : Download
Peluang : Download
Integral (luas dan Volume) : Download
Pangkat, Akar,dan Logaritma : Download
Baca Selengkapnya »»  

Minggu, 09 September 2012

Cinta Sejati


Suatu hari seorang anak bertanya kepada ibu nya !!
"apakah cinta sejati itu guru?"
 Ibunya menjawab, "Berjalanlah lurus di taman bunga yang luas, lalu petiklah satu bunga yang terindah menurutmu dan jangan pernah berbalik ke belakang..."

Anak itu pun melaksanakan apa yang dikatakan gurunya, dan beberapa waktu kemudian ia kembali dengan tangan hampa.

Ibunya berkata : "Mana bunganya?"
Seorang anak itu menjawab " saya tidak bisa mendapatkannya guru, sebenarnya saya telah menemukannya tapi saya berfikir di depan ada yang lebih bagus dan lebih indah lagi. dan ketika saya sampai di ujung taman, saya baru menyadari bahwa yang saya temui pertama tadi itulah yang terbaik, tapi saya tidak bisa kembali ke belakang"

Ibunya menjawab, "seperti itulah cinta sejati, semakin kau mencari yang terbaik, maka kamu tidak akan pernah menemukannya.."

Jangan pernah kau sia-siakan cinta yang ada di hatimu karena waktu tak akan pernah kembali...

Baca Selengkapnya »»  

Kisah Uang Rp.1000 dan Rp.100.000


Sama-sama
terbuat dari kertas,
sama-sama dicetak dan
diedarkan oleh dan dari Bank Indonesia.
Pada saat bersamaan mereka keluar dan berpisah
dari Bank dan beredar di masyarakat.
Empat bulan kemudian mereka bertemu lagi
secara tidak sengaja di dalam
dompet seorang pemuda.
Kemudian diantara kedua uang
tersebut terjadilah percakapan,

Rp.100.000 bertanya kepada
yang Rp.1000 "kenapa badan kamu begitu lusuk,
kotor dan bau amis?"

Dijawablah olehnya "karena aku begitu keluar
dari Bank langsung ditangan orang-orang
bawahan, dari tukang becak,
tukang sayur,
penjual ikan dan di tangan
pengemis"

Lalu Rp.1000 bertanya balik pd
Rp.100.000
"kenapa kamu kelihatan begitu
baru, rapi dan masih bersih?"

Dijawabnya "karena begitu aku
keluar dari
Bank, langsung disambut perempuan cantik
dan beredarnyapun di restauran
mahal, di mall
dan jg hotel-hotel berbintang
serta keberadaanku selalu dijaga dan
jarang keluar dari dompet"

Lalu Rp.1000 bertanya lagi
"pernahkah engkau mampir di tempat ibadah?"

Dijawablah oleh Rp.100.000
"belum pernah "

Rp.1000. pun berkata lagi
"ketahuilah,,walaupun keadaanku seperti ini
adanya, setiap jum'at aku selalu mampir di
Masjid-Masjid,
dan ditangan anak-anak yatim,
bahkan aku selalu bersyukur kepada Tuhan
karena aku tidak dipandang manusia bukan
karena nilai tapi yang dipandang adalah
sebuah manfaat."

Akhirnya menangislah uang
Rp.100.000 karena
merasa besar, hebat, tinggi tapi
tidak begitu bermanfaat selama ini.

##
Jadi bukan seberapa besar
penghasilan Anda,
tapi seberapa bermanfaat penghasilan Anda itu.
Karena kekayaan bukanlah untuk kesombongan.
Semoga kita termasuk golongan orang-orang
yang selalu mensyukuri nikmat
dan memberi manfaat untuk semesta alam serta
dijauhkan dari sifat sombong

Baca Selengkapnya »»  

Kunci Gembok Hati


Sebuah Gembok Dengan Kokoh Mengunci Pintu Pagar.
Sebatang Tongkat Besi Yang Gagah Perkasa Mengerahkan Seluruh Tenaganya,
Tetapi Tetap Saja Tak Mampu Membuka Gembok Itu.
Datanglah Sebuah Kunci Yang Kecil. Lalu

Dengan Ringan Kunci Kecil Itu
Berputar, Satu Suara ‘Klik’ Dan Terbukalah Gembok Itu.
Batang Besi Tak Habis Pikir Bertanya, ” Mengapa Aku Yang Setengah Mati Mengerahkan Tenaga Tak Bisa Membukannya, Tetapi Kamu Yang Kecil Dengan Mudahnya Berhasil ?”
Kunci Menjawab,“Itu Karena Aku Memahami Isi Hatinya.”


Hati Setiap Manusia Ibaratnya Pintu Yang Tergembok, Batangan Besi Yang Paling Kokoh Pun Tak Bisa Membukanya.
Perhatian Dan Kasih Sayang Akan Merubah Kita Menjadi Sebuah Kunci Kecil Yang Akan Dapat Memahami Dan Membuka Pintu Hati Orang Lain
Baca Selengkapnya »»  

Perbedaan Mahasiswa dan Dokter


Seorang Profesor Dari Sebuah Universitas Terkenal Menantang Mahasiswa-Mahasiswa Nya Dengan Pertanyaan Ini, “Apakah Tuhan Menciptakan Segala Yang Ada?”.
Seorang Mahasiswa Dengan Berani Menjawab, “Betul, Dia Yang Menciptakan Semuanya”.
“Tuhan Menciptakan Semuanya?” Tanya Professor Sekali Lagi. “Ya, Pak, Semuanya” Kata Mahasiswa Tersebut.

Profesor Itu Menjawab, “Jika Tuhan Menciptakan Segalanya, Berarti Tuhan Menciptakan Kejahatan. Karena Kejahatan Itu Ada, Dan Menurut Prinsip Kita Bahwa Pekerjaan Kita Menjelaskan Siapa Kita, Jadi Kita Bisa Berasumsi Bahwa Tuhan Itu Adalah Kejahatan”.
Mahasiswa Itu Terdiam Dan Tidak Bisa Menjawab Hipotesis Professor Tersebut. Profesor Itu Merasa Menang Dan Menyombongkan Diri Bahwa Sekali Lagi Dia Telah Membuktikan Kalau Agama Itu Adalah Sebuah Mitos.
Mahasiswa Lain Mengangkat Tangan Dan Berkata, “Profesor, Boleh Saya Bertanya Sesuatu?”.
“Tentu Saja,” Jawab Si Profesor,
Mahasiswa Itu Berdiri Dan Bertanya, “Profesor, Apakah Dingin Itu Ada?”
“Pertanyaan Macam Apa Itu? Tentu Saja Dingin Itu Ada.
Kamu Tidak Pernah Sakit Flu?” Tanya Si Professor Diiringi Tawa Mahasiswa Lainnya.
Mahasiswa Itu Menjawab, “Kenyataannya, Pak, Dingin Itu Tidak Ada.
Menurut Hukum Fisika, Yang Kita Anggap Dingin Itu Adalah Ketiadaan Panas. Suhu -460F Adalah Ketiadaan Panas Sama Sekali. Dan Semua Partikel Menjadi Diam Dan Tidak Bisa Bereaksi Pada Suhu Tersebut. Kita Menciptakan Kata Dingin Untuk Mendeskripsikan Ketiadaan Panas.”
Mahasiswa Itu Melanjutkan, “Profesor, Apakah Gelap Itu Ada?” Profesor Itu Menjawab, “Tentu Saja Itu Ada.”
Mahasiswa Itu Menjawab, “Sekali Lagi Anda Salah, Pak.
Gelap Itu Juga Tidak Ada. Gelap Adalah Keadaan Dimana Tidak Ada Cahaya. Cahaya Bisa Kita Pelajari, Gelap Tidak.
Kita Bisa Menggunakan Prisma Newton Untuk Meme-Cahkan Cahaya Menjadi Beberapa Warna Dan Mempelajari Berbagai Panjang Gelombang Setiap Warna. Tapi Anda Tidak Bisa Mengukur Gelap. Seberapa Gelap Suatu Ruangan Diukur Dengan Berapa Intensitas Cahaya Di Ruangan Tersebut. Kata Gelap Dipakai Manusia Untuk Mendeskripsikan Ketiadaan Cahaya.”
Akhirnya Mahasiswa Itu Bertanya, “Profesor, Apakah Kejahatan Itu Ada?”
Dengan Bimbang Professor Itu Menjawab, “Tentu Saja, Seperti Yang Telah Kukatakan Sebelumnya.
Kita Melihat Setiap Hari Di Koran Dan TV. Banyak Perkara Kriminal Dan Kekerasan Di Antara Manusia. Perkara-Perkara Tersebut Adalah Manifestasi Dari Kejahatan.”
Terhadap Pernyataan Ini Mahasiswa Itu Menjawab, “Sekali Lagi Anda Salah, Pak.
Kajahatan Itu Tidak Ada. Kejahatan Adalah Ketiadaan Tuhan. Seperti Dingin Atau Gelap, Kajahatan Adalah Kata Yang Dipakai Manusia Untuk Mendeskripsikan Ketiadaan Tuhan.
Tuhan Tidak Menciptakan Kajahatan. Kajahatan Adalah Hasil Dari Tidak Adanya Kasih Tuhan Dihati Manusia. Seperti Dingin Yang Timbul Dari Ketiadaan Panas Dan Gelap Yang Timbul Dari Ketiadaan Cahaya.”
Profesor Itu Terdiam.
Baca Selengkapnya »»  

Kisah Tikus yang Ketakutan


Sepasang Suami Dan Istri Petani Pulang Kerumah Setelah Berbelanja.
Ketika Mereka Membuka Barang Belanjaan, Seekor Tikur Memperhatikan
Dengan Seksama Sambil Menggumam “Hmmm…Makanan Apa Lagi Yang Dibawa
Mereka Dari Pasar??”
Ternyata, Salah Satu Yang Dibeli Oleh Petani Ini Adalah Perangkap
Tikus. Sang Tikus Kaget Bukan Kepalang. Ia Segera Berlari Menuju
Kandang Dan Berteriak ” Ada Perangkap Tikus Di Rumah….Di Rumah
Sekarang Ada Perangkap Tikus….”

Ia Mendatangi Ayam Dan Berteriak ” Ada Perangkap Tikus”
Sang Ayam Berkata ” Tuan Tikus…, Aku Turut Bersedih, Tapi Itu Tidak
Berpengaruh Terhadap Diriku”
Sang Tikus Lalu Pergi Menemui Seekor Kambing Sambil Berteriak.
Sang Kambing Pun Berkata ” Aku Turut Ber Simpati…Tapi Tidak Ada Yang
Bisa Aku Lakukan”

Tikus Lalu Menemui Sapi. Ia Mendapat Jawaban Sama. ” Maafkan Aku. Tapi
Perangkap Tikus Tidak Berbahaya Buat Aku Sama Sekali”
Ia Lalu Lari Ke Hutan Dan Bertemu Ular. Sang Ular Berkata ”
Ahhh…Perangkap Tikus Yang Kecil Tidak Akan Mencelakai Aku”
Akhirnya Sang Tikus Kembali Kerumah Dengan Pasrah Mengetahui Kalau Ia
Akan Menghadapi Bahaya Sendiri.

Suatu Malam, Pemilik Rumah Terbangun Mendengar Suara Keras Perangkap
Tikusnya Berbunyi Menandakan Telah Memakan Korban. Ketika Melihat
Perangkap Tikusnya, Ternyata Seekor Ular Berbisa. Buntut Ular Yang
Terperangkap Membuat Ular Semakin Ganas Dan Menyerang Istri Pemilik
Rumah. Walaupun Sang Suami Sempat Membunuh Ular Berbisa Tersebut, Sang
Istri Tidak Sempat Diselamatkan.

Sang Suami Harus Membawa Istrinya Kerumah Sakit Dan Kemudian Istrinya
Sudah Boleh Pulang Namun Beberapa Hari Kemudian Istrinya Tetap Demam.
Ia Lalu Minta Dibuatkan Sop Ceker Ayam Oleh Suaminya. (Kita Semua Tau,
Sop Ceker Ayam Sangat Bermanfaat Buat Mengurangi Demam) Suaminya
Dengan Segera Menyembelih Ayamnya Untuk Dimasak Cekernya.

Beberapa Hari Kemudian Sakitnya Tidak Kunjung Reda. Seorang Teman
Menyarankan Untuk Makan Hati Kambing. Ia Lalu Menyembelih Kambingnya
Untuk Mengambil Hatinya.

Masih, Istrinya Tidak Sembuh-Sembuh Dan Akhirnya Meninggal Dunia.
Banyak Sekali Orang Datang Pada Saat Pemakaman. Sehingga Sang Petani
Harus Menyembelih Sapinya Untuk Memberi Makan Orang-Orang Yang Melayat.
Dari Kejauhan…Sang Tikus Menatap Dengan Penuh Kesedihan. Beberapa
Hari Kemudian Ia Melihat Perangkap Tikus Tersebut Sudah Tidak
Digunakan Lagi.

JADI…SUATU HARI..KETIKA ANDA MENDENGAR SESEORANG DALAM KESULITAN DAN
MENGIRA ITU BUKAN URUSAN ANDA…PIKIRKANLAH SEKALI LAGI.

Baca Selengkapnya »»  

Sebuah Gelas


Sepintas Jika Kita Melihat Gelas Yang Terisi Setengah Penuh, Dan Kita Bertanya Kepada 2 Orang, Mungkin Mereka Akan Menjawab “Gelas Itu Setengah Penuh” Dan Yang Lain “Gelas Itu Setengah Kosong

Ya, Jawaban Mereka Benar, Namun Tidak Banyak Orang Yang Dapat Meresapi Makna Tersebut

Gelas Setengah Kosong Dan Gelas Setengah Penuh Itu Pada Dasarnya Memiliki Jumlah Yang Sama. Namun Perbedaan Sudut Pandang Ini Mempengaruhi Hidup Kita.
Pernah Ada Seseorang Yang Mengeluhkan Hidupnya Yang Berat, Hari Yang Sibuk, Dan Beratnya Beban Pikiran.Sayapun Menanyakan Kepadanya
“Seberapa Berat Hidupmu ?”

“Berat Banget, Gue Harus Les Ini Itu, Pergi Kesana Kesini, Belajar Ini Dan Itu, Belum Mengurus Organisasi Sana Sini, Buat Proporsal Ini Itu, Minta Anggaran Buat Kampus Blablablablabla”
Dan Saya Pun Membalas “Hidup Itu Seperti Setengah Gelas”
“Hah Maksudnya ? “
“Ambilkan Gelas Dan Isi Air Setengah Dari Volume Gelas Tersebut”
“Gelasnya Buat Apa ?”
“Inilah Kesalahanmu, Kau Sibuk Mencari Tahu Apa Yang Tuhan Rencanakan, Itu Yang Membuatmu Kesulitan.”

Tak Lama Dia Kembali Membawa Gelas Dengan Terisi Setengah Air
“Sekarang Kamu Lihat, Gelas Ini Setengah Penuh Atau Setengah Kosong ?
“Yaa Sama Lah ! Kalo Gelasnya Setengah Terisi, Berarti Setengah Lagi Kosong”
“Sekarang Coba Kamu Lihat Dari Atas, Banyakan Kosongnya Atau Airnya ?”
“Hemm,,Sepertinya Banyakan Kosongnya Deh “
“Benar, Coba Kmu Lihat Dari Bawah,”
“Kalo Sekarang, Banyakan Airnya”
“Itu Dia, Selama Ini Kau Hanya Melihat Dari Sisi Atas Gelas, Kau Tidak Melihat Dari Sisi Bawah Gelas. Orang Biasa Akan Menilai Gelas Ini Setengah Penuh Dan Setengah Kosong, Tiada Arti Lebih, Itu Sebabnya Mereka Menjalani Hidupn Yang Biasa Dan Kerap Kali Merasakan Kebosanan,
Dan Mungkin Kamu Akan Berpikiran “Wah Gelasnya Bentar Lagi Penuh, Ayo Lebih Semangat Mengisi Airnyaa”

Atau Mungkin “Ya ! Gelasnya Sudah Hampir Habis, Bagaimana Ini, Bagaimana Ini Bagaimana Ini”
Berhenti Mencari Tahu Apa Yang Tuhan Mau Dan Rencanakan, Jika Kita Serahkan Jasmani Rohani Kita BuatNya, Niscaya Kita Akan Berguna Bagi Semua Orang




Baca Selengkapnya »»  

Mengenal Diri dengan Uang


Suatu Hari, Seorang Motivator Terkenal Membuka Seminarnya Dengan Cara Unik.
Sambil Memegang Uang Pecahan US 100, Ia Bertanya Kepada Hadirin, “Siapa Yang Mau Uang Ini?”
Tampak Banyak Tangan Diacungkan, Pertanda Banyak Yang Minat.
“Saya Akan Berikan Uang Ini Kepada Salah Satu Dari Anda Sekalian, Tapi Sebelumnya Perkenankanlah Saya Melakukan Ini.”
Ia Berdiri Mendekati Hadirin.
Uang Itu Diremas-Remas Dengan Tangannya Sampai Berlipat-Lipat.

Lalu Bertanya Lagi, “Siapa Yang Masih Mau Uang Ini?”
Jumlah Tangan Yang Teracung Tak Berkurang.
“Baiklah,” Jawabnya, “Apa Jadinya Bila Saya Melakukan Ini?” Ujarnya Sambil Menjatuhkan Uang Ke Lantai Dan Menginjak-Injaknya Dengan Sepatunya.
Meski Masih Utuh, Kini Uang Itu Jadi Amat Kotor Dan Tak Mulus Lagi.

“Nah, Apakah Sekarang Masih Ada Yang Berminat?”
Tangan-Tangan Yang Mengacung Masih Tetap Banyak.
“Hadirin Sekalian, Anda Baru Saja Mendapatkan Sebuah Pelajaran Penting.
Apa Pun Yang Terjadi Dengan Uang Ini, Anda Masih Berminat Karena Apa Yang Saya Lakukan Tidak Akan Mengurangi Nilainya.

Biarpun Lecek Dan Kotor, Uang Ini Tetap Bernilai 100 Dolar.”
Dalam Kehidupan Ini, Kita Pernah Beberapa Kali Terjatuh, Terkoyak, Dan Berlepotan Kotoran Akibat Keputusan Yang Kita Buat Dan Situasi Yang Menerpa Kita.
Dalam Kondisi Seperti Itu, Kita Merasa Tak Berharga, Tak Berarti.
Padahal Apapun Yang Telah Dan Akan Terjadi, Anda Tidak Pernah Akan Kehilangan Nilai Di Mata Mereka Yang TULUS MENCINTAI Anda.
So, Setiap Kali Merasa Diri Tak Berarti Lagi, Ingatlah Akan Selembar Uang 100 Dolar Tsb.
Jangan Pernah Lupa
Anda Adalah SPESIAL

Baca Selengkapnya »»  

Minggu, 10 Juni 2012

Asal Mula Nama Hantu di Indonesia


Indonesia adalah negara nomor satu yang paling kaya akan suku & budaya, keanekaragaman suku & budaya tersebut melahirkan banyak paham, adat, dan pemahaman yang berbeda-beda, perbedaan itu pula-lah yang membuat indonesia yang juga kerap dikenal dengan nama negara dengan peringkat nomor satu dengan nama keanekaragaman jenis hantu di tiap daerahnya. berikut kisah singkat nama hantu di indonesia.

Sundel Bolong



Sundel bolong dalam mitos hantu Indonesia digambarkan dengan wanita berambut panjang dan bergaun panjang warna putih. Digambarkan pula terdapat bentukan bolong di bagian punggung yang sedikit tertutup rambut panjangnya sehingga organ-organ tubuh bagian perut terlihat. Dimitoskan hantu sundel bolong mati karena diperkosa dan melahirkan anaknya dari dalam kubur. Biasanya sundel bolong juga diceritakan suka mengambil bayi-bayi yang baru saja dilahirkan.

Perwujudan ini sangat kuat digambarkan dalam film horor Indonesia tahuan 80-an dimana banyak diperankan oleh aktris kawakan Suzanna.

Genderuwo


Genderuwo adalah makhluk halus yang berwujud manusia bertubuh besar dan kekar dengan rambut lebat menutupi tubuh. Genderuwo terutama dikenal dalam masyarakat di Pulau Jawa (orang Sunda menyebutnya "gandaruwo" dan orang Jawa menyebutnya "gendruwo"). Habitat hunian kegemarannya adalah pohon besar teduh atau sudut-sudut yang lembab dan gelap. Makhluk ini dilaporkan dapat berkomunikasi dengan manusia dan juga bisa menyukai manusia. Cerita-cerita misteri menyebutkan kalau genderuwo dapat mengubah penampakan dirinya mengikuti wujud fisik seseorang. Menurut cerita pula, genderuwo hanyalah berkelamin pria dan dapat menghamili perempuan, bahkan menghasilkan keturunan dari hubungan itu.

Asal-usul genderuwo dikatakan berasal dari arwah orang meninggal yang belum mau naik ke akhirat.

Genderuwo tidak dapat dilihat oleh orang biasa tapi pada saat tertentu dia dapat menampakkan dirinya bila merasa terganggu.

Wewegombel


Wewe Gombel adalah sebuah istilah dalam tradisi Jawa yang berarti roh jahat atau hantu yang suka mencuri anak-anak, tapi tidak mencelakainya. Konon anak yang dicuri biasanya anak-anak yang ditelantarkan dan diabaikan oleh orang tuanya. Wewe Gombel biasanya akan menakut-nakuti orang tua si anak atas sikap dan perlakuannya kepada anaknya sampai mereka sadar. bila mereka telah sadar, Wewe Gombel akan mengembalikan anaknya.

Menurut cerita, Wewe Gombel adalah roh dari seorang wanita yang meninggal bunuh diri lantaran dikejar masyarakat karena telah membunuh suaminya. Peristiwa itu terjadi setelah suami dari wanita itu berselingkuh dengan wanita lain. Sang suami melakukan hal itu karena istrinya tak bisa memberikan anak yang sangat diharapkannya. Akhirnya ia dijauhi dan dibenci suaminya lalu dikucilkan sampai menjadi gila dan gembel.

Disebut Wewe gombel karena kejadian in terjadi di daerah Gombel, Semarang. Jika kita berkendaraan dari arah jatingaleh ke arah banyumanik, maka akan terlihat bekas iklan bir bintang. Di situlah konon letak lokasi wewe gombel berada. Beberapa orang menyebutkan bahwa lokasi tersebut adalah lokasi kerajaan hantu. Menurut cerita itu pula, hal itu yang menyebabkan sebuah hotel yang terletak di dalam lokasi bukit gombel menjadi bangkrut.

Ciri khas dari wewegombel atau kolong wewe ini adalah bentuk buah dadanya yang besar & menjumbai seperti buah pepaya. Kabar lain mengatakan bahwa anak-anak yang diculik oleh wewegombel akan di beri makan Tai, tokai, atau kita sebut saja dengan kotoran manusia. Jika si anak tidak mau, maka terpaksa sia anak akan suapin secara paksa. Terkadang anak-anak yang diculik akan dihalusinasi sehingga eek yang ia lihat seolah-olah adalah makanan lezat yang paling ia sukai/inginkan. tujuannya adalah membuat anak menjadi bisu agar tidak bisa menceritakan apa yang telah ia alami ataupun bentuk dari wewegombel yang menyeramkan tersebut.

BAGI masyarakat yang ada di pedesaan, hantu wewe gombel tidak asing lagi. Dalam budaya Jawa, wewe diistilahkan hantu yang mirip manusia, sangat mengerikan dengan taring, baju compang-camping dan rambut serta kuku panjang tidak terawat. Biasanya wewe gombel (gombel istilah dari baju yang sangat jelek), melakukan aksinya pada saat menjelang Maghrib. Orang yang diculik wewe gombel tidak tahu, karena wewe gombel merubah dirinya menjadi saudara atau kakak, adik, orang tua dan siapa saja yang dikenal si korban.

Wewe gombel akan mengajak korban jalan-jalan, kemudian ditempatkan di tempat tinggalnya, bisa di selokan, pinggir sungai, makam, pohon-pohon yang rimbun dan sebagainya. Wewe gombel di tahun 1980 sangat melekat di benak penduduk Gesing Purworejo Jawa Tengah, banyak sudah korban-korban penculikan. Menjelang sore hari, warga Gesing khususnya anak-anak dilarang keluar dari rumah, guna menghindari penculikan wewe gombel.

Kuntilanak


Kuntilanak (bahasa Melayu: puntianak, pontianak) adalah hantu yang dipercaya berasal dari perempuan hamil yang meninggal dunia atau wanita yang meninggal karena melahirkan dan anak tersebut belum sempat lahir. Nama "kuntilanak" atau "pontianak" kemungkinan besar berasal dari gabungan kata "bunting" (hamil) dan "anak".

Kota Pontianak mendapat namanya karena konon Abdurrahman Alkadrie, pendiri Kesultanan Pontianak, diganggu hantu ini ketika akan menentukan tempat pendirian istana.

Dalam folklor Melayu, sosok kuntilanak digambarkan dalam bentuk wanita cantik yang punggungnya berlubang. Kuntilanak digambarkan senang meneror penduduk kampung untuk menuntut balas. Kuntilanak sewaktu muncul selalu diiringi harum bunga kamboja. Konon laki-laki yang tidak berhati-hati bisa dibunuh sesudah kuntilanak berubah wujud menjadi penghisap darah. Kuntilanak juga senang menyantap bayi dan melukai wanita hamil.

Dalam cerita seram dan film horor di televisi Malaysia, kuntilanak digambarkan membunuh mangsa dengan cara menghisap darah di bagian tengkuk, seperti vampir.

Agak berbeda dengan gambaran menurut tradisi Melayu, kuntilanak menurut tradisi Sunda tidak memiliki lubang di punggung dan hanya mengganggu dengan penampakan saja. Jenis yang memiliki lubang di punggung sebagaimana deskripsi di atas disebut sundel bolong. Kuntilanak konon juga menyukai pohon tertentu sebagai tempat "bersemayam", misalnya waru yang tumbuh condong ke samping (populer disebut "waru doyong").

Kepercayaan penangkalan

Berdasarkan kepercayaan dan tradisi masyarakat Jawa, kuntilanak tidak akan mengganggu wanita hamil bila wanita tersebut selalu membawa paku, pisau, dan gunting bila bepergian ke mana saja. Hal ini menyebabkan seringnya ditemui kebiasaan meletakkan gunting, jarum dan pisau di dekat tempat tidur bayi.

Menurut kepercayaan masyarakat Melayu, benda tajam seperti paku bisa menangkal serangan kuntilanak. Ketika kuntilanak menyerang, paku ditancapkan di lubang yang ada di belakang leher kuntilanak. Sementara dalam kepercayaan masyarakat Indonesia lainnya, lokasi untuk menancapkan paku bisa bergeser ke bagian atas ubun-ubun kuntilanak.

Suster Ngesot


Ni hantu. kata nya banyak di rumah sakit-rumah sakit. mainnya di lorong-lorong rumah sakit woi. kenapa dibilang suster ngesot? hem… sejarahnya. ada seorang suster yang diperkosa sama dokternya teus susternya hamil si dokter gak mau taanggung jawab. hem di bunuh n di masukin dalam suatu kamar. nah jadilah suster ngesot RS DI JALAN SALEMBA, Konon di sinilah asal-usul Suster Ngesot. Selai itu, banyak juga kasus penampakan yang terjadi di bangunan rumah sakit yang cukup tua ini. Testimonial: Menurut petugas Secure Parking yang tidak mau disebutkan namanya, setiap malam sekitar pukul 2 pagi, sering ada yang mengetuk pos pintu masuk yang terletak di dekat rumah duka. Namun ketika dicek, tidak ada siapa-siapa. Di UGD sering terdengar bunyi orang main air, ketika dicek juga tidak ada siapa-siapa. Para satpam yang berjaga malam pernah menemui sosok perempuan. Ketika melihat sosok ini, mereka seperti tersihir dan tidak bisa berteriak atau lari hingga perempuan ini lewat.

Tuyul


Ini ni hantu nya kecil banget. Tuyul adalah sejenis mahluk halus yang bisa terlihat oleh mata. berujud kecil seperti anak manusia. dia biasanya di beri tugas untuk mencari uang. dia pun bisa masuk ke dalam perangkap tuyul. untuk mencegahnya kita bisa membacakan doa-doa yang mustajab untuk mengusir dan menolak tuyul dan bala- balanya. biasanya ni hantu banyak dijualin. katanya untuk dapatin ni hantu perlu puasa dlll lah.


Pocong




Katanya ni hantu cs an sama sundel bolong. heheh. sejarah hantu pocong di indonesia berasal dari tanah jawa, dimana ada seorang warga yang meninggal akan tetapi setelah dikubur tali pocong tu warga gak di lepasin hem setelah itu bangkitlah. Yang saya tau cuma itu saja :D





Hantu Jeruk Purut

Sejarah: Pada tahun 1986, seorang penjaga makam TPU Jeruk Purut yang sedang jaga malam melihat sesosok pastur tak berkepala melintas di antara makam. Pastur itu menenteng kepalanya sendiri dan di belakangnya, ikut seekor ******. Konon, pastur ini “salah pulang”. Ia mencari-cari makamnya yang sebenarnya berada di unit Kristen TPU Tanah Kusir, sedangkan di TPU Jeruk Purut hanya ada unit Islam. Sapri Saputra, penjaga makam yang melihat pastur kepala buntung itu, hingga kini masih menjaga makam dan dianggap kuncen atau orang yang dituakan di TPU Jeruk Purut. Kesaksian Bapak Sapri ini kemudian menyebar luas se-Jakarta dan hingga kini “Sang Pastur Kepala Buntung” menjadi legenda horor di Jeruk Purut. Konon, jika Anda ingin menemui pastur legendaris ini, Anda harus datang pada malam Jumat dengan jumlah ganjil (sendiri atau bertiga).

Testimonial: Sejak kecil, Asmari (34), juniornya Bapak Sapri, telah terbiasa tinggal di areal pemakaman Jeruk Purut. Ayahnya adalah pegawai Pemda yang bekerja di sana . Semenjak lulus SD (1986), Asmari menjadi pengurus makam non-karyawan TPU Jeruk Purut mengikuti jejak ayahnya. Menurut Asmari, pengalaman bertemu dengan makhluk-makhluk gaib merupakan hal yang biasa baginya; mulai dari pocong, tuyul, kuntilanak, kuntilanak laki, dan lain-lain. Akan tetapi, hingga saat ini dia belum pernah bertemu dengan Sang Pastur Kepala Buntung. “Yang paling jahil itu kuntilanak-laki,” tutur Asmari. Ketika sedang ronda, Asmari pernah ditimpuki kerikil dari atas pohon melinjo oleh makhluk ini. Tapi, dari semua pengalaman Asmari bertemu dengan makhluk gaib, yang paling menarik adalah ketika bertemu dengan tuyul. Pada suatu hari menjelang malam di tahun 1986, Asmari hendak pulang ke rumah bersama ayahnya. Mereka melihat seorang anak kecil telanjang bulat berlarian di antara makam sambil tertawa-tawa. Anak itu lalu berteriak meminta uang pada Asmari. Asmari heran karena anak itu tak dikenalnya, sementara ia mengenal semua penduduk di kampung belakang Jeruk Purut. Dulu memang hanya ada satu kampung yang penduduknya tidak terlalu banyak. Ketika ditanya latar belakangnya, anak kecil mi malah lari ke dalam keramat, sebuah rumah makam tradisional Betawi. Asmari mengikutinya hingga ke dalam keramat dan, bisa ditebak, anak itu menghilang.

Simanis Jembatan Ancol


Sejarah: Pada 1995, seorang pelukis di Ancol didatangi seorang perempuan yang meminta dilukis. Ketika pelukis baru menggambar setengah bagian tubuhnya, perempuan itu menghilang. Warga percaya bahwa perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Mitos ini sudah dimulai puluhan tahun sebelumnya. Di tahun 60-an ketika daerah Ancol masih berupa empang-empang, seorang pendayung perahu pernah bertemu dengan Si Manis. Perempuan itu naik perahu malam-malam ddan membayar pendayung tersebut dengan daun








Baca Selengkapnya »»  

Menjadi Orang Sukse karena Cemburu


Rahasia Menjadi orang sukses? Kadangkala untuk menjadi orang sukses kita harus mempunyai satu Point penting Yaitu CEMBURU. Suatu kecemburuan itu bukanlah hak prerogatif pria dan wanita jatuh cinta. Tapi lebih dalam dari itu semua.


Mengapa cemburu bisa menjadi kiat orang sukses. Karena saya yang mengatakan itu dan karena dibawah ini :

Selalu lihatlah orang disekeliling anda yang lebih sukses dari anda. Amati mereka! Dan CEMBURULAH. Ya Benar! cemburuhlah dengan kesuksesan orang lain.


  • Cemburulah kepada orang yang lebih kaya dari anda
  • Cemburulah kepada orang yang lebih pandai dari anda
  • Cemburulah kepada orang yang lebih baik hari dari anda


Karena dengan cemburu melihat kesuksesan orang lain. Otomatis kita akan berusaha lebih keras dalam hidup ini. Bekerja labih keras supaya kita lebih berhasil dari orang yang kita cemburuin itu.

Banyak kisah sukses karena mereka cemburu melihat orang lain lebih sukses dari mereka. OK! saya memang tidak tahu satupun kisah sukses itu tapi pasti ada satu bukan? :D karena mana ada orang sukses mengatakan caranya mencapai kesuksesan karena dia cemburu. Tapi saya yakin jumlahnya besar.

Dan akan bertambah besar saat orang selesai membaca artikel motivasi ini.

YA! Saya berharap anda menjadi orang sukses kesekian yang berhasil karena kecemburuan. Tetapkan jiwa anda, tetapkan motivasi anda. Lakukan yang terbaik untuk menggapai kesuksesan.

Inilah point pentingnya. CEMBURU! Bukan hanya sebagai tips cinta namun juga untuk kesuksesan umat manusia.

Pesan saya, Bukan anda yang mencapai kesuksesam TAPI anda yang ditunggu kesuksesan itu.
Tapi ingat jangan cemburu karena orang lain lebih GANTENG dari anda. Itu hanya membuat sakit hati . Ganteng itu relatif dan jelek itu absolut. Saya Erry nggak pernah cemburu melihat orang lain lebih ganteng dari saya. Mengapa? karena saya tidak mungkin mengubah itu semua.

Baca Selengkapnya »»  

Siaran TV Online



Baca Selengkapnya »»  

Sabtu, 07 April 2012

Kata Bijak Dari Tokoh Dunia


Alexander Graham Bell

- Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka, namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebutterlalu lama hingga kita tidak melihat pintu yang telah terbuka.



Al- Ghazali

- Rajin adalah obat mujarab.



Thomas Alva Edison

- Jenius adalah 1% inspirasi dan 99% keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras. Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika bertemu dengan kesiapan.



Albert Einsten

- Bukannya saya begitu cerdas. Hanya saya telah menghadapi masalah lebih lama.

- Imajinasi Anda adalah wahana dari atraksi kehidupan di masa mendatang.



Old Chinese Martial Arts Master

- Memberi seseorang ikan, Anda telah menyuapinya untuk hanya 1 hari. Jika Anda mengajarkan seseorang untuk memancing, Anda telah memberi ia makan untuk sepanjang hidupnya.

- Jika saya memerlukan 6 jam untuk memotong sebatang pohon, maka saya akan menggunakan 4 jam untuk mengasah kapak saya.



Leonardo Da Vinci

- Waktu akan terasa lebih lama lagi bagi seseorang yang memanfaatkannya.



Francis Bacon

- Bakat seperti tumbuhan yang dipupuk melalui proses belajar.



Franklin D. Roosevelt

- Jika ada kegagalan, akuilah dan terus lakukan sesuatu.



George Eliot

- Tidak pernah ada terlambat untuk menjadi sesorang yang kamu inginkan.



Stephen A. Brennain

- Cita-cita hanya dapat diraih melalui rencana dan tindakan yang dilakukuan dengan giat.



Wayne Dyer

- Menjadi seseorang yang rapuh atau menjadi seorang yang penuh motivasi akan selalu menjadi pilihan.



Napoleon Hill

- Kenginan awal dari semua prestasi.



Winston Churchill

- Setiap manusia berbuat kesalahan, tetapi hanya manusia bijak belajar dari kesalahannya.



Harrey Mockay

- Sebuah ide tanpa ekspresi tidaklah berguna.



Marcia Wieder

- Sebuah komitmen membawa pada suatu perbuatan yang mendekatmu pada cita-cita.



George Shaw

- Kebebasan berarti tanggung jawab. Karena Itulah banyak yang merasa ketakutan.



Louis L’Amour

- Kemengan tidaklah diraih dalam sekejap, tetapi bertahap. Raihlah sejengkal kemenangan, pertahankan, kemudian raihlah sedepa lagi.



Dr. Sukri Abdullah

- Mempercayai diri sendiri adalah rahasia untuk berhasil. Jadi, yakinlah kepada dirimu dan percaya dirilah.



Charles “Jremendeus” Jones

- Hari ini kamu adalah orang yang sama dengan kamu pada 5 tahun mendatang, kecuali 2 hal : orang sekeliling kamu dan buku yang kamu baca.



Cirdes

- Sesuatu yang besar tidak mungkin dicapai tanpa semangat yang besar.



Fruman Capote

- Kegagalan merupakan bumbu dari kesuksesan.



Kempo

- Kekuatan tanpa kasih adalah kedzaliman, kasih saying tanpa kekuatan adalah kelemahan.



Brendean Francis

- Kebebasan adalah sebuah pahit dari terlalu banyak atau tidak adanya rutinitas.


Henry Ford

- Satu-satunya yang membuat kamu merasa aman di dunia ini adalah pengetahuannya, pengalaman, dan kemampuan.


Stevie Wonder

- Semua orang sudah memiliki kemampuan, tetapi hanya sedikit orang yang bisa.


Marcus Aurelius

- Bersiaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putusnya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menentramkan amarah ombak dan gelombang itu.



Dale Carnegnie

- Orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan yang ia lakukan, dan mencoba kembali dalam suatu cara yang berbeda.



James Thurber

- Jangan lihat masa lampau dengan penyesalan, jangan pula lihat masa depan dengan ketakutan, tapi lihatlah sekitar Anda denagn penuh kesabaran.



Edward Feller

- 2 paradoks lebih baik ketimbang 1, dari ke 2-nya mungkin ada jalan keluar.



Charles A. Dana

- Tak Cukup memiliki pikiran yang bagus, yang lebih pokok ialah menggunakannya dengan baik.



J. Jenskins

- Berbuat salah memang manusiawi, tetapi jika penghapus lebih cepat habis daripada pensil, artinya terlalu banyak kesalahan yang dilakukan.



D. S. Hunt

- Cita-cita adalah impian yang dibatasi waktu.



C. W. Ceran

- Jenius adalah kemampuan mengubah yang rumit menjadi sederhana.



Louis Pasteur

- Ilmu pengetahuan sedikit menjauhkan Anda dari Tuhan, namun pengetahuan yang dalam mendekatkan Anda kepada-Nya.



Janet Erskine

- Anda harus tumbuh seperti pohon, jangan seperti jamur.



Anonim

- Semakin banyak kita pelajari, semakin sadar betapa sedikit yang kita ketahui.

- Bersabarlah untuk tidak tergesa-gesa memakai alat sebelum benar-benar mengetahui aturan pemakainya denagn baik.

Baca Selengkapnya »»  

BUKTI CINTA SEORANG IBU


Kiranya di dunia ini, tidak ada budi yang bisa mengimbangi ataupun membalas cinta seorang ibu. Cinta seorang ibu mengalir dalam darah dan ruh kita. Anak adalah buah cinta dari dua hati, namun ia tidak dititipkan dalam dua rahim. Ia dititipkan dalam rahim sang ibu. Selama sembilan bulan disana ia hidup dalam kesunyian sambil menghisap saripati kehidupan sang ibu. Kemudian ia keluar diantar oleh darah sang Ibu. Berikut adalah sebuah kisah tentang pengorbanan seorang ibu terhadap anak yang sangat dicintainya. Mudah-mudahan ada hikmah yang dapat diambil setelah membaca kisah ini. Dan juga dapat menambah rasa sayang kita terhadap orang tua, terutama Ibu yang telah melahirkan dan merawat kita dengan cinta kasihnya yang tulus.

Alkisah di sebuah desa, ada seorang ibu yang sudah tua, hidup berdua dengan anak satu-satunya. Suaminya sudah lama meninggal dunia karena sakit. Sang ibu sering merasa sedih memikirkan anak satu-satunya itu. Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk, yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam dan banyak lagi. Sang Ibu sering menangis meratapi nasibnya yang malang, Namun ia sering berdoa memohon kepada Tuhan : "Tuhan tolong sadarkan anakku yang kusayangi, supaya tidak berbuat dosa lagi. Aku sudah tua dan ingin menyaksikan dia bertobat sebelum aku mati" Namun semakin lama si anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya. Sudah sangat sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang dilakukannya.

Suatu hari ia kembali mencuri di rumah penduduk desa, namun malang dia tertangkap. Kemudian dia dibawa ke hadapan raja untuk diadili dan dijatuhi hukuman pancung. Pengumuman itu diumumkan ke seluruh desa. Hukuman akan dilakukan keesokan hari di depan rakyat desa dan tepat pada saat lonceng berdentang menandakan pukul enam pagi. Berita hukuman itu pun sampai ke telinga si ibu, dia menangis meratapi anak yang dikasihinya dan berdoa berlutut kepada Tuhan: "Tuhan ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua ini yang menanggung dosa nya"

Dengan tertatih tatih dia mendatangi raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan. Tapi keputusan sudah bulat, anakknya harus menjalani hukuman. Dengan hati hancur, si ibu kembali ke rumah. Tak hentinya dia berdoa supaya anaknya diampuni, dan akhirnya dia tertidur karena kelelahan. Dan dalam mimpinya dia bertemu dengan Tuhan.

Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan, rakyat berbondong-bondong menyaksikan hukuman tersebut. Sang algojo sudah bersiap dengan pancungnya dan si anak pun sudah pasrah dengan nasibnya Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, dan tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya.

Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba. Namun sampai waktu yang ditentukan tiba, lonceng belum juga berdentang. Sudah lewat lima menit dari waktu yang ditentukan dan suasana sudah mulai berisik. Akhirnya petugas yang bertugas membunyikan lonceng datang. Ia mengaku heran karena sudah sejak tadi dia menarik tali lonceng tapi suara dentangnya tidak ada.

Saat mereka semua sedang bingung, tiba-tiba dari tali lonceng itu mengalir darah. Darah itu berasal dari atas tempat di mana lonceng itu diikat. Dengan jantung berdebar seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah. Tahukah anda apa yang terjadi? Ternyata di dalam lonceng ditemui tubuh si ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah. Dia memeluk bandul di dalam lonceng yang menyebabkan lonceng tidak berbunyi, dan sebagai gantinya, kepalanya yang terbentur di dinding lonceng.

Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata. Sementara si anak meraung raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan. Menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya. Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikat dirinya di lonceng memeluk besi dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung anaknya.

Demikianlah sangat jelas kasih seorang ibu untuk anaknya. Betapapun jahat si anak, ia tetap mengasihi sepenuh hidupnya. Marilah kita mengasihi orang tua kita masing masing selagi kita masih mampu karena mereka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di dunia ini. Sesuatu untuk dijadikan renungan bagi kita, gar kita selalu mencintai sesuatu yang berharga yang tidak bisa dinilai dengan apapun.

Ambillah waktu untuk berpikir, itu adalah sumber kekuatan,

Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi,

Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan,

Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan,

Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan,

Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan,

Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati,

Ambillah waktu untuk memberi, itu membuat hidup terasa berarti,

Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan,

Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci untuk menuju surga,

Dan…..

Gunakahlah waktu sebaik mungkin, karena waktu tidak akan dapat diputar kembali.

Baca Selengkapnya »»  

SAAT MAUT MENJEMPUT


Sesosok tubuh berselimut kain putih terbujur kaku. Disekelilingnya terlihat sanak saudara saling berangkulan, dan sesekali terdengar sesegukkan diiringi tetesan air mata kepiluan, keheningan dan kesedihan yang teramat dalam. Sayup-sayup terdengar lantunan ayat suci Al Qur’an dari beberapa orang yang hadir menambah kepiluan mereka yang ditinggalkan. Hari ini, satu lagi saudara kita menghadap Rabb-nya, tidak peduli ia siap atau tidak. Innalillaahi wa inna ilaihi raaji’uun.

Saudaraku, setiap yang hidup akan merasakan mati. Hal itu termaktub dengan tegas dan lugas dalam kitab-Nya. Maka, bekal apa yang sudah kita persiapkan untuk menyambut maut yang kedatangannya tidak diketahui namun pasti itu. Saat seorang saudara kita mendapatkan gilirannya untuk menghadap Sang Khaliq, saat kita melihat tubuhnya membujur kaku, saat ia terbungkus kain putih bersih, saat tubuh tanpa nyawa itu diusung untuk dibawa ketempat peradilan utama atas setiap amalnya, dan saat kita bersama-sama menanamkan jasadnya ke dalam tanah merah serta menimbunkan tanah dan bebatuan diatas tubuhnya, sadarkah kita bahwa giliran kita akan tiba, bahwa waktu kita semakin dekat.

Saudaraku, pernahkah membayangkan betapa dahsyatnya maut menjemput, kita harus meregang nyawa saat Izrail pesuruh Allah menarik nyawa manusia perlahan-lahan untuk memisahkan dari jasadnya. Ketahuilah, Rasulullah manusia kecintaan Allah dan para malaikat-pun menjerit keras merasakan pedihnya sakaratul maut. Dan saat lepas ruh dari jasad, mata kita yang terbuka lebar dan menatap keatas, mengisyaratkan ketidakrelaan kita meninggalkan keindahan dunia atau mungkin isyarat ketakutan yang teramat sangat akan ganjaran yang akan diterimanya di akhirat.

Saudaraku, bayangkan jika saudara yang baru saja kita saksikan prosesi pemakamannya itu adalah diri kita sendiri, bayangkan juga jika yang terbujur kaku terbungkus kain putih itu adalah diri kita yang saat ini tengah menikmati indahnya dunia, kita begitu rapuh, tidak berdaya dan takkan bisa berbuat apa-apa yang dapat menolong kita dari peradilan Allah, kita hanya diam dan membisu dan membiarkan seluruh tubuh kita bersaksi didepan Allah dan para malaikat-Nya atas waktu dan kesempatan yang diberikan, dan kita hanya bisa menunggu keputusan yang akan diberikan Allah.

Saudaraku, saat itu kita harus rela menerima keputusan dan menjalankan balasan atas segala perbuatan. Tentu tidak ada tawar-menawar, negosiasi, permohonan maaf, belas kasihan, bahkan air mata pun tidak berlaku dan tidak membuat Allah membatalkan keputusan-Nya. Karena kesempatan untuk semua itu sudah diberikan saat kita hidup didunia, hanya saja kita tidak pernah mengambil dan memanfaatkan waktu dan kesempatan yang ada untuk tunduk, takut, menangis berharap akan ampunan-Nya. Tidak saudaraku, semua itu sudah lewat.

Saudaraku, saat tubuh kita terusung diatas kepala para sanak dan kerabat yang menghantarkan kita ke tanah peradilan, tahukah kita bahwa saat itu kita berada dipaling atas dari semua yang hadir dan berjalan, tubuh dan wajah kita menghadap kelangit, itu semata untuk memberitahukan bahwa kita semakin dekat untuk memenui Allah. Tentu kita harus berterima kasih, karena masih ada orang-orang yang mau mengangkat tubuh kita dan mau bersusah-susah menghantarkan, menanam bahkan membiayai prosesi pemakaman kita. Bayangkan jika kita meninggalkan dunia ini dalam keadaan su’ul khotimah, sehingga semua orang memalingkan mukanya dari muka penuh kotor dan nista ini. Saat itu, tentu tak satupun dari orang-orang yang masih hidup menangisi kepergian kita bahkan mereka bersyukur. Na’udzubillaahi min dzaalik

Saudaraku, kita tentu juga mesti bersyukur saat Allah mengizinkan tanah- tanah merah yang juga makhluk Allah itu menerima jasad kita. Padahal jika tanah-tanah itu berkehendak -atas seizin Allah- ia akan menolak jasad kita karena kesombongan kita berjalan dimuka bumi. Jika ia mau, ia tentu berkata, “Wahai manusia sombong, ketahuilah bahwa tanah ini disediakan hanya untuk orang-orang yang tunduk”. Ia juga bisa mengadukan keberatannya kepada Tuhannya untuk tidak mau menerima jasad manusia-manusia yang dengan sewenang-wenang dan serakah menikmati hasil bumi. Tanah-tanah itu juga tentu bisa berteriak, “Enyahlah kau wahai jasad penuh dosa, tanah ini begitu suci dan hanya disediakan untuk orang-orang yang beriman” Tapi, atas kehendak Allah jualah mereka tidak melakukan itu semua. Namun, tentu saat itu sudah terlambat bagi kita untuk menyadari kesalahan, dan kekhilafan.

Oleh karena itu saudaraku, saat sekarang Allah masih memberikan waktu dan kesempatan, saat sekarang kita tengah menunggu giliran untuk menghadap-Nya, ingatlah selalu bahwa setiap yang hidup pasti merasakan mati. Saat kita mengantar setiap saudara yang mati, jangan tergesa-gesa untuk kembali ke rumah, tataplah sejenak sekeliling kita, disana terhampar luas bakal tempat kita kelak, ya, tanah-tanah merah itu sedang menunggu jasad kita. Tapi, sudahkah semua bekal kita kantongi dalam tas bekal kita yang saat ini masih terlihat kosong itu?
Sang setengah baya tersenyum, “Lamaranmu kuterima anak muda. Itu cukup. Kau lebih hebat dariku. Agar kau tahu saja, membacanya saja pun, aku masih tertatih.” Mata sang muda ikut berkaca-kaca.


Baca Selengkapnya »»  

Lamaranmu ku tolak (kata calon mertua)


Mereka, lelaki dan perempuan yang begitu berkomitmen dengan agamanya. Melalui ta’aruf yang singkat dan hikmat, mereka memutuskan untuk melanjutkannya menuju khitbah.
Sang lelaki, sendiri, harus maju menghadapi lelaki lain: ayah sang perempuan.Dan ini, tantangan yang sesungguhnya. Ia telah melewati deru pertempuran semasa aktivitasnya di kampus, tetapi pertempuran yang sekarang amatlah berbeda. Sang perempuan, tentu saja siap membantunya. Memuluskan langkah mereka menggenapkan agamanya.

Maka, di suatu pagi, di sebuah rumah, di sebuah ruang tamu, seorang lelaki muda menghadapi seorang lelaki setengah baya, untuk ‘merebut’ sang perempuan muda, dari sisinya.
“Oh, jadi engkau yang akan melamar itu?” tanya sang setengah baya. “Iya, Pak,” jawab sang muda. “Engkau telah mengenalnya dalam-dalam? ” tanya sang setengah baya sambil menunjuk si perempuan. “Ya Pak, sangat mengenalnya, ” jawab sang muda, mencoba meyakinkan.

“Lamaranmu kutolak. Berarti engkau telah memacarinya sebelumnya? Tidak bisa. Aku tidak bisa mengijinkan pernikahan yang diawali dengan model seperti itu!” balas sang setengah baya. Si pemuda tergagap, “Enggak kok pak, sebenarnya saya hanya kenal sekedarnya saja, ketemu saja baru sebulan lalu.”

“Lamaranmu kutolak. Itu serasa ‘membeli kucing dalam karung’ kan, aku takmau kau akan gampang menceraikannya karena kau tak mengenalnya.Jangan-jangan kau nggak tahu aku ini siapa?” balas sang setengah baya,keras.

Ini situasi yang sulit. Sang perempuan muda mencoba membantu sang lelaki muda. Bisiknya, “Ayah, dia dulu aktivis lho.” “Kamu dulu aktivis ya?” tanya sang setengah baya. “Ya Pak, saya dulu sering memimpin aksi demonstrasi anti Orba di Kampus,” jawab sang muda, percaya diri.

“Lamaranmu kutolak. Nanti kalau kamu lagi kecewa dan marah sama istrimu, kamu bakal mengerahkan rombongan teman-temanmu untuk mendemo rumahku ini kan?”
“Anu Pak, nggak kok. Wong dulu demonya juga cuma kecil-kecilan. Banyak yang nggak datang kalau saya suruh berangkat.” “Lamaranmu kutolak. Lha wong kamu ngatur temanmu saja nggak bisa, kok mau ngatur keluargamu?”

Sang perempuan membisik lagi, membantu, “Ayah, dia pinter lho.” “Kamu lulusan mana?” “Saya lulusan Teknik Elektro UGM Pak. UGM itu salah satu kampus terbaik di Indonesia lho Pak.”

“Lamaranmu kutolak. Kamu sedang menghina saya yang cuma lulusan STM ini tho? Menganggap saya bodoh kan?” “Enggak kok Pak. Wong saya juga nggak pinter-pinter amat Pak. Lulusnya saja tujuh tahun, IPnya juga cuma dua koma Pak.”

“Lha lamaranmu ya kutolak. Kamu saja bego gitu gimana bisa mendidik anak-anakmu kelak?” Bisikan itu
datang lagi, “Ayah dia sudah bekerja lho.” “Jadi kamu sudah bekerja?” “Iya Pak. Saya bekerja sebagai marketing. Keliling Jawa dan Sumatera jualan produk saya Pak.”

“Lamaranmu kutolak. Kalau kamu keliling dan jalan-jalan begitu, kamu nggak bakal sempat memperhatikan keluargamu.” “Anu kok Pak. Kelilingnya jarang-jarang. Wong produknya saja nggak terlalu laku.”

“Lamaranmu tetap kutolak. Lha kamu mau kasih makan apa keluargamu,kalau kerja saja nggak becus begitu?”
Bisikan kembali, “Ayah, yang penting kan ia bisa membayar maharnya.” “Rencananya maharmu apa?” “Seperangkat alat shalat Pak.” “Lamaranmu kutolak. Kami sudah punya banyak. Maaf.” “Tapi saya siapkan juga emas satu kilogram dan uang limapuluh juta Pak.”

“Lamaranmu kutolak. Kau pikir aku itu matre, dan menukar anakku dengan uang dan emas begitu? Maaf anak muda, itu bukan caraku.”
Bisikan, “Dia jago IT lho Pak” “Kamu bisa apa itu, internet?” “Oh iya Pak. Saya rutin pakai internet, hampir setiap hari lho Pak saya nge-net.”

“Lamaranmu kutolak. Nanti kamu cuma nge-net thok. Menghabiskan anggaran untuk internet dan nggak ngurus anak istrimu di dunia nyata.” “Tapi saya ngenet cuma ngecek imel saja kok Pak.”
“Lamaranmu kutolak. Jadi kamu nggak ngerti Facebook, Blog, Twitter, Youtube? Aku nggak mau punya mantu gaptek gitu.”

Bisikan, “Tapi Ayah…” “Kamu kesini tadi naik apa?” “Mobil Pak.” “Lamaranmu kutolak. Kamu mau pamer tho kalau kamu kaya. Itu namanya Riya’. Nanti hidupmu juga bakal boros. Harga BBM kan makin naik.” “Anu saya cuma mbonceng mobilnya teman kok Pak. Saya nggak bisa nyetir”

“Lamaranmu kutolak. Lha nanti kamu minta diboncengin istrimu juga? Ini namanya payah. Memangnya anakku supir?” Bisikan, “Ayahh..” “Kamu merasa ganteng ya?” “Nggak Pak. Biasa saja kok”

“Lamaranmu kutolak. Mbok kamu ngaca dulu sebelum melamar anakku yang cantik ini.” “Tapi pak, di kampung, sebenarnya banyak pula yang naksir kok Pak.”
“Lamaranmu kutolak. Kamu berpotensi playboy. Nanti kamu bakal selingkuh!”

Sang perempuan kini berkaca-kaca, “Ayah, tak bisakah engkau tanyakan soal agamanya, selain tentang harta dan fisiknya?” Sang setengah baya menatap wajah sang anak, dan berganti menatap sang muda yang sudah menyerah pasrah.

“Nak, apa adakah yang engkau hapal dari Al Qur’an dan Hadits?” Si pemuda telah putus asa, tak lagi merasa punya sesuatu yang berharga. Pun pada pokok soal ini ia menyerah, jawabnya, “Pak, dari tiga puluh juz saya cuma hapal juz ke tiga puluh, itupun yang pendek-pendek saja. Hadits-pun cuma dari Arba’in yang terpendek pula.”

Sang setengah baya tersenyum, “Lamaranmu kuterima anak muda. Itu cukup. Kau lebih hebat dariku. Agar kau tahu saja, membacanya saja pun, aku masih tertatih.” Mata sang muda ikut berkaca-kaca.
Baca Selengkapnya »»  

Bila roh meninggalkan tubuh


Sekujur tubuh terbaring, muka pucat, sejuk, beku dan kaku tidak bermaya. Tapi nun di satu sudut, rohnya masih berada di sisi jasad memperhatikan saja tubuhnya di perlakukan orang. Sewaktu semua perhiasan dan pakaian yang di banggakan dulu di bukakan maka terdengarlah roh menjerit-jerit, merintih dan merayu. Semua makhluk mendengar jeritan kecuali jin dan manusia.

“Wahai orang yang memandikan, ku minta kepadamu karena Allah, supaya melepaskan pakaianku dengan perlahan-lahan. Sebab pada saat ini aku baru saja beristirahat daripada seretan malaikat maut…!”

Oleh karena itu, ketika hendak menanggalkan pakaian-pakaian saudara kita yang yang telah meninggal sebaiknya dilakukan dengan perlahan. Jika susah untuk dibuka, gunting saja pakaian tersebut. Orang yang meninggal dunia (yakni ketika roh di cabut oleh malaikat maut), sakitnya seperti di tikam 300 kali. Walaupun pada lahirnya tubuhnya masih sempurna tapi pada hakikatnya tubuh tersebut telah hancur luluh.

Begitu juga ketika dimandikan, dikafankan, dan seterusnya sewaktu di usung ke kubur, roh senantiasa merintih mengharapkan pembelaan daripada manusia. Sewaktu air disiramkan ke badannya ia berteriak: “Wahai orang yang memandikan roh, Demi Allah, janganlah engkau menuangkan air mu dalam keaadaan panas. Dan jangan pula terlalu dingin. Sebab tubuhku terbakar dengan keluarnya roh.”

Dan ketika mereka memandikan berkatalah roh: “Demi Allah, Wahai orang yang memandikan, janganlah engkau menggosok aku dengan kuat. Sebab tubuhku luka-luka dengan keluarnya rohku.”

Sewaktu di mandikan dan di bersihkan najis pada kemaluan, janganlah di biarkan mayat tersebut terbuka hingga menampakkan auratnya, sudah tentu roh merasa malu dan menangis bila auratnya di pertunjukkan pada orang. Sedangkan ketika hidup sangat di jaga auratnya itu.

Begitulah seterusnya, mayat merasa sakit sekiranya tubuhnya di perlakukan dengan kasar. Untuk mengatasi masalah ini, keluarga dan juga para tamu yang datang janganlah cuma menangis dan bersedih. Sebaliknya ulurkanlah bantuan dengan menghadiahkan bacaan Ya’asin ataun sekurang-kurangnya sedekahkanlah Al Fatihah.

Rasulullah sendiri melarang berbincang bincang hal-hal dunia di hadapan mayat. Apalagi mengumpat dan menceritakan keburukkannya semasa hidup. Begitu juga dengan memasak dan makan-minum di rumah yang di dalamnya ada mayat. Usahakanlah memberi bantuan kepada kaum keluarga yang telah ditinggalkan oleh saudara mereka.

Sewaktu mayat dikeluarkan dari rumah, roh pun meyeru:

“Demi Allah, wahai jemaah ku, Aku telah meninggalkan isteriku menjadi janda. Maka janganlah kamu menyakitinya. Anak-anak ku telah menjadi yatim, maka janganlah kalian menyakiti mereka.. Sesungguhnya Pada hari ini aku dikeluarkan dari rumahku dan aku tidak akan kembali selamanya.”

Perkara-perkara yang perlu di tekankan di sini untuk umat Islam:

Jangan di sediakan makan dan minum di rumah yang ada mayat kerana pernah saya menghadiri pengkebumian saudara-saudara kita dan masih ramai malah mereka dengan tidak sedar menyediakan makan minum kepada para tamu yang datang melayat orang yang meninggal kerana mereka sebenarnya tidak tahu (jahil)

Asingkanlah tempat untuk di mandikan mayat tadi dari pandangan orang dan setidaknya di tiraikan kain atau langsir atau tempat khusus bagi menjaga keaiban pada mayat tadi. Dan yang paling diingat, Jangan membongkar keaiban orang yan sudah meninggal tadi selepas kita mandikan mayatnya. Najis keaiban itu adalah suatu dosa yang paling besar!!!! Naudzubillah

Oleh sebab itu di tekankan di sini, sebaik baiknya orang yang akan sama-sama untuk memandikan mayat biarlah dari kaum keluarga yang paling dekat sekali terutama anak-anak dan cucu-cucu. Dalam menjaga keaiban keluarganya yang telah pergi, Semoga di berkati oleh Allah adanya.

Jangan berdiam diri saja atau berbincang -bincang dalam soal keduniaan apabila kita melawat orang yang meninggal karena mayat tersebut sesungguhnya berada dalam keaadan kesakitan sehingga di kuburkan. Sebaik -baiknya bacalah Yaasin dan sedekahkanlah Al Fatihah untuk orang yang telah meninngal dunia.

Mengantar jasad ke kuburan, sebaik-baiknya kaum keluarga yang terdekat sekali terutama anak –anak dan cucu-cucu mengusung dan menguburkan mayat ke liang akhir, karena mereka lebih mengetahui, lebih memahami, lebih mengenal, lebih terasa akan kehalusan persaudaraan dalam aspek menjaga , mengawal dan menentukan mayat akan lebih selesai dari saat menghembuskan nafas terakhir hingga di kuburkan..

Dalam suatu riwayat di sebutkan: Sewaktu roh terpisah dari tubuh, ia di panggil dari langit dengan tiga kali jeritan:

“Wahai anak Adam! “
“Apakah kamu meninggalkan dunia atau dunia meninggalkan kamu?”
“Apakah kamu mengumpulkan dunia ataukah dunia mengumpulkan kamu?”
“Apakah kamu mematikan dunia ataukah dunia mematikan kamu?”

Sewaktu mayat di pikul di atas usungan, terdengar lagi tiga jeritan:

Wahai anak Adam!
“Sangat berbahagialah kamu jika kamu termasuk orang yang bertaubat.”
“Sangat berbahagialah kamu jika amalanmu baik.”
“Sangat berbahagialah kamu jika sahabat-sahabatmu dalam keridhaan Allah.”

Sewaktu mayat di letakkan untuk di sholatkan maka ia di panggil tiga kali teriakan:

Wahai anak Adam!
"Segala amal yang telah kamu lakukan akan kamu lihat!"
"Jika amal perbuatan baik, maka kamu akan melihat baik!"
"Jika amal perbuatan kamu jelek, kamupun akan melihat jelek!"

Kemudian apabila mayat sudah berada di tepi kubur
Ia memanggil lagi dalam tiga teriakan

Wahai anak Adam!
"Bukankah kamu menambah damai pada tempat yang sempit ini?"
"Bukankah kamu membawa kekayaan di tempat kefakhiran ini?"
"Bukankah kamu membawa cahaya penerang di tempat yang gelap ini?"

Dan jika mayat di letak di liang lahat maka ia pun dipanggil dengan teriakan tiga kali

Wahai anak Adam!
"Kamu diatas punggungku bersenda gurau, tapi kamu dalam perut ku menjadi menangis."
"Kamu berada di atas punggungku bergembira ria, tapi kamu dalam perutku menjadi cemas dan duka."
"Kamu di atas punggungku dapat berbicara, tapi kamu dalam perutku menjadi diam."

Setelah para manusia pulang meninggalkan mayat yang sudah dikuburkan itu lalu Allah SWT berfirman:

"Wahai hamba Ku, kamu tetap terpencil dan sendirian, para manusia sudah pergi dan pulang meninggalkanmu dalam kegelapan kubur. Padahal kamu telah berbuat maksiat kepadaKu karena para manusia, karena isteri dan anak. Namun aku sangat kasihan kepada mu pada hari ini dengan limpahan rahmat, yang dengannya para makhluk sama kagum. Dan aku lebih kasihan kepada mu daripada kasih ibu kepada anaknya."

Demikianlah keterangan dalam suatu riwayat mengenai beberapa ucapan dan jeritan serta teriakan yang di tujukan kepada mayat, sejak rohnya lepas dari tubuhnya sehingga mayat ditutup tanah dalam kubur.

Subhanallah...
Baca Selengkapnya »»  

Membelajarkan Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat


Bilangan merupakan kompetensi penting yang harus dikuasai siswa, karena bilangan merupakan dasar dari matematika. Di SMP bilangan bulat belajarkan pada tahap awal. Untuk membelajarkan kompetensi kadang kita perlu mempunyai strategi agar mudah difahami. Berikut ini adalah strategi yang saya gunakan untuk membelajarkan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Strategi yang saya maksud di sini adalah pokok konsep yang mesti ditanamkan beserta urutan penyampaiannya.


1. Penjunlahan
Untuk penjumlahan kita cukup menanamkan konsep
-a + b, a dan b positf, misal -8 + 3

2. Pengurangan
Yang perlu ditanamkan cukup dua hal

a - b, a < b, a dan b positif, misal 6 - 10
-a - b, a dan b positif, misal -6 - 9

Setelah konsep di atas sudah tertanam dengan baik maka terakhir yang perlu ditanamkan adalah

3. -(- = + dan +(- = -, Misal 8 - (-6) = 8 + 6 dan -9 + (-6) = -9 - 6

Jadi cukup 3 hal di atas untuk menanamkan konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Untuk menanamkan konsep tersebut tentunya banyak cara pendekatan yang dapat kita gunakan. Kita dapat menggunakan koin bilangan, garis bilangan, dan cara-cara yang lain sesuai kondisi.
Baca Selengkapnya »»  

ANDAI AKU SEPERTI KAMU


Tak ada yang lebih gusar melebihi makhluk Allah yang bernama gula pasir. Pemanis alami dari olahan tumbuhan tebu ini membandingkan dirinya dengan makhluk sejenisnya yang bernama sirop.

Masalahnya sederhana. Gula pasir merasa kalau selama ini dirinya tidak dihargai manusia. Dimanfaatkan, tapi dilupakan begitu saja. Walau ia sudah mengorbankan diri untuk memaniskan teh panas, tapi manusia tidak menyebut-nyebut dirinya dalam campuran teh dan gula itu. Manusia cuma menyebut, “Ini teh manis.” Bukan teh gula. Apalagi teh gula pasir.

Begitu pun ketika gula pasir dicampur dengan kopi panas. Tak ada yang mengatakan campuran itu dengan ‘kopi gula pasir’. Melainkan, kopi manis. Hal yang sama ia alami ketika dirinya dicampur berbagai adonan kue dan roti.

Gula pasir merasa kalau dirinya cuma dibutuhkan, tapi kemudian dilupakan. Ia cuma disebut manakala manusia butuh. Setelah itu, tak ada penghargaan sedikit pun. Tak ada yang menghargai pengorbanannya, kesetiaannya, dan perannya yang begitu besar sehingga sesuatu menjadi manis. Berbeda sekali dengan sirop.

Dari segi eksistensi, sirop tidak hilang ketika bercampur. Warnanya masih terlihat. Manusia pun mengatakan, “Ini es sirop.” Bukan es manis. Bahkan tidak jarang sebutan diikuti dengan jatidiri yang lebih lengkap, “Es sirop mangga, es sirop lemon, kokopandan, ” dan seterusnya.

Gula pasir pun akhirnya bilang ke sirop, “Andai aku seperti kamu.”

Sosok gula pasir dan sirop merupakan pelajaran tersendiri buat mereka yang giat berbuat banyak untuk umat. Sadar atau tidak, kadang ada keinginan untuk diakui, dihargai, bahkan disebut-sebut namanya sebagai yang paling berjasa. Persis seperti yang disuarakan gula pasir.

Kalau saja gula pasir paham bahwa sebuah kebaikan kian bermutu ketika tetap tersembunyi. Kalau saja gula pasir sadar bahwa setinggi apa pun sirop dihargai, toh asalnya juga dari gula pasir. Kalau saja para pegiat kebaikan memahami kekeliruan gula pasir, tidak akan ada ungkapan, “Andai aku seperti sirop!” 


Baca Selengkapnya »»  

PERCAKAPAN DENGAN SEORANG IBU


Anak Muda : “Ibu mau ke Jakarta ya?”

Ibu :”Iyah. Saya ke Jakarta. Saya mau menemui anak saya yang tinggal di Jakarta ini, sudah lama tidak menemui dia. Dia sibuk sekali, profesinya Dokter spesialis terkenal.”

Anak Muda :”Wah, hebat sekali anak ibu. Ibu pasti bangga sekali. Oya, anak ibu ada berapa semuanya? Mereka dimana aja?”

Ibu :”Anak ibu semuanya 5 orang. Yang di Jakarta ini yang no 2. Kalo yang no.3 ada di Semarang, sebagai pengacara terkenal. Yang no. 4 ada di Singapura, kerja di sana sebagai ahli informatika. Dan yang bungsu, no. 5 ada di Jakarta ini juga, dia punya usaha real estate.”

Anak Muda :”Wah, wah… anak-anak ibu hebat-hebat semua, berhasil semua… ibu dah senanglah, udah lega dan puas dengan keberhasilan anak-anak ibu.Oya, ibu dari tadi bilang yang kedua, ketiga, keempat dan kelima. Yang no.1 nya dimana? sebagai apa?

Ibu :”Ehmmm… kalo yang pertama ada di sebuah desa di Belitang. Dia petani kelapa sawit.”

Anak Muda :”Ooo… yang pertama seorang petani ya bu? kurang membanggakan ya bu?”

Ibu :”Saya paling bangga dengan yang pertama ini, Dia lah yang membiayai kuliah adik-adiknya hingga adik-adiknya berhasil semua sekarang ini.”

Gedubrakkk… anak muda ini terdiam….

“No matter what you do, but what you have made for others is really important”
Baca Selengkapnya »»  

KISAH SERU DARI MURID SEKOLAH TK


Kisah ini diambil dari salah satu TK (taman kanak-kanak) di Australia. Semoga kisah ini bisa membawakan hikmah dan motivasi bagi kita semua dan menjadikan kita mutiara-mutiara dalam kehidupan.
Pada suatu hari guru TK tersebut mengadakan “permainan” menyuruh setiap anak muridnya membawa kantong plastik transparan 1 buah dan kentang.

Masing-masing kentang tersebut di beri nama berdasarkan nama orang yang di benci, sehingga jumlah kentangnya tidak di tentukan berapa…tergantung jumlah orang2 yg dibenci.
Pada hari yang disepakati masing2 murid membawa kentang dalam kantong
plastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang 5. Seperti perintah guru mereka, tiap2 kentang di beri nama sesuai nama orang yang dibenci.

Murid2 harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi bahkan ke toilet sekalipun selama 1 mingggu. Hari berganti hari, kentang2 pun mulai membusuk, murid2 mulai mengeluh, apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain berat baunya juga tidak sedap.
Setelah 1 minggu murid2 TK tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir.
Guru:”Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1 minggu?”

Keluarlah keluhan dari murid2 TK tersebut, pada umumnya mereka tidak merasa nyaman harus membawa kentang2 busuk tersebut kemanapun mereka pergi. Guru pun menjelaskan apa arti dari “permainan” yang mereka lakukan.

Guru: “Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa-bawa apabila kita tidak bisa memaafkan orang lain.” Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemanapun kita pergi. Itu hanya 1 minggu bagaimana jika kita membawa kebencian itu seumur hidup?
“Alangkah tidak nyamannya… ..”

Sebaliknya, enak dan nyaman sekali hidup di mana pun dan pergi ke mana pun tanpa membawa rasa kebencian hingga pikiran kita bisa jernih dan terbuka lebar hanya untukmemikirkan hal-hal yang positif saja……..

Memaafkan itu jauh lebih baik…
Baca Selengkapnya »»  

KISAH ANAK CERDIK YANG DI ANGGAP KEBODOHAN


Cerita Motivasi ini Menceritakan seorang Anak Yang Di Anggap Semua orang Bodoh, ternyata memiliki kelebihan yang sangat luar biasa. Yang selama ini orang mencela nya, mengecapnya sebagai orang terbodoh, dan... hihihi... baca yuk..
Untuk itu, simak aja langsung cerita motivasi berikut .

Ketika seorang pengusaha sedang memotong rambutnya pada tukang cukur yang berdomisili tak jauh dari kantornya, mereka melihat ada seorang anak kecil berlari-lari dan melompat-lompat di depan.

tukar cukur berkata “ pak coba lihat anak yg di depan itu,,,
Pengusaha,, emang knapa,,, anak nya lucu dan lincah ya,,,

Tukang cukur,,,,, tertawa ,,,Hahahhahhahahhhh
Pengusaha,, emang ada yg salah,,,, sambil melihat tukang cukur

Tukang cukur berkata, "Itu Bejo pak, dia anak paling bodoh di dunia"
"Apa iya?" jawab pengusaha
Tukang cukur,,,, coba lihat ya pak,,,


Lalu tukang cukur memanggil si Bejo, ia lalu merogoh kantongnya dan mengeluarkan lembaran uang Rp. 5000 dan Rp. 2000, lalu menyuruh Bejo memilih,

"Bejo, kamu boleh pilih & ambil salah satu uang ini, terserah kamu mau pilih yang mana, ayo nih!"


Bejo melihat ke tangan Tukang cukur dimana ada uang Rp. 5000 dan Rp. 2000, lalu dengan cepat tangannya bergerak mengambil uang Rp. 2000.
Sibejo langsung melompat kegirangan mendapat uang Rp.2000 tadi,,


Tukang cukur dengan perasaan benar dan menang lalu berbalik kepada sang pengusaha dan berkata, "Benar kan yang saya katakan tadi, Bejo itu memang anak terbodoh yang pernah saya temui. Sudah tak terhitung berapa kali saya lakukan tes seperti itu tadi dan ia selalu mengambil uang yang nilainya paling kecil."


Setelah sang pengusaha selesai memotong rambutnya, di tengah perjalanan pulang dia bertemu dengan Bejo. Karena merasa penasaran dengan apa yang dia lihat sebelumnya, dia pun memanggil Bejo lalu melakukan hal yg dilakukan oleh tukang cukur tadi,,

Pengusaha,,,, bejo,, sini
Bejo pun menghampiri,,,” ada apa pak,,,

pengusaha,” lihat ini ya,
ia lalu merogoh kantongnya dan mengeluarkan lembaran uang Rp. 5000 dan Rp. 2000, lalu menyuruh Bejo memilih, "Bejo, kamu boleh pilih & ambil salah satu uang ini, terserah kamu mau pilih yang mana, ayo nih!"

Bejo pun langsung melihat ke tangan pengusaha dimana yg ada uang Rp. 2000 saja tanpa menoleh uang Rp.5000, lalu dengan cepat tangannya bergerak mengambil uang Rp. 2000.

Karena penasaran,,
Pengusaha berkata,, bejo,, sekali lagi ya,,,
Tetapi hasil yg diterima sang pengusaha tetap sama,,,

Lalu pengusaha yg penasaran pun bertanya kepada bejo,,,,

"Bejotadi kenapa sewaktu saya dan tukang cukur menawarkan uang lembaran Rp. 5000 dan Rp. 2000, kok yang kamu ambil uang yang Rp. 2000, kenapa tak ambil yang Rp. 5000, nilainya kan lebih besar 2 kali lipat dari yang Rp. 2000?"


Bejo pun berkata dengan sangat polos, " gini pak,,,Saya tidak akan dapat lagi Rp. 2000 setiap hari, karena tukang cukur dan bapak pasti akan selalu penasaran kenapa saya tidak ambil yang Rp.5000,,, hehhehh Kalau saya ambil yang Rp. 5000, berarti permainannya akan selesai..."

Mending ambil yg Rp.2000... pak... walau nilai nya kecil tp bisa setiap hari saya dapet jatah buat jajan,,,,, hehehheehe

Pengusaha,,,,, gkgkgkkgkgkgkgkgkkgkgkgkg

Semoga cerita sederhana ini bermanfaat buat kita semua ye,,,,

PESANMORAL:

Banyak orang yang merasa lebih pintar dibandingkan orang lain, sehingga mereka sering menganggap remeh orang lain. Ukuran kepintaran seseorang hanya TUHAN yang mengetahuinya. Alangkah bijaksananya kita jika tidak menganggap diri sendiri lebih pintar dari orang lain

Baca Selengkapnya »»